Penulis : Fariq bin Gasim Anuz
Ukuran : 21 x 14,5 cm
Jumlah hal : 246
Penerbit : Darus Sunnah
Allah Ta'ala berfirman, "Demi masa. Sungguh, manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran." (QS. Al-Ashr: 1-3)
Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, "Agama itu adalah nasehat." (HR. Muslim). Dari ayat dan hadits di atas menunjukkan bahwa nasehat mempunyai kedudukan yang sangat penting dalam Islam. Agar kita terhindar dari kerugian maka setiap muslim harus mengetahui arti nasehat secara bahasa dan istilah perbedaan antara nasehat dan ghibah (menggunjing) lalu perbedaan antara nasehat dan menghujat.
Bagaimanakah sikap kita seharusnya jika diberi nasehat? Apa adab-adab dalam menasehati orang lain agar nasehat kita dapat diterima orang lain? Jika ada seseorang atau sekelompok manusia menyesatkan umat, lalu apa kewajiban kita untuk menghadapi mereka? Apa batasan-batasan untuk menjauhi serta memboikot ahli bid'ah? Apa bahayanya bergaul dengan mereka?. Kemudian dalam buku ini disinggung juga secara singkat bagaimana cara menasehati pemerintah. Buku ini berupa untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut di atas dengan dipenuhi nukilan-nukilan dari ucapan para ulama dahulu dan sekarang, agar pemahaman kita tentang nasehat menjadi benar dan lengkap. Semoga buku ini dapat menjadi pelita bagi kita dalam rangka menasehati orang lain.
Selamat menyimak!
|